Teori pergerakan alam dilahirkan karena Teori Pasangan pada batas-batas tertentu tak mampu memberi penjelasan yang memuaskan. Karena itu para ahli yang terdahulu dengan cara menilai kenyataan-kenyataan dari sifat-sifat benda dalam alam semesta, yaitu dengan mengadakan penggolongan jenis, analisa, menarik kesimpulan maka terbentuklah Teori Pergerakan Alam ini.  Teori Pasangan dan Teori Pergerakan Alam saling mengisi dan membentuk, sehingga akhirnya merupakan dasar bagi teori-teori dalam ilmu pengobatan Holistik dan tanpa teori tersebut kita tidak dapat memahami dasar ilmu pengobatan Holistik itu sendiri.

Manusia adalah mahkluk hidup di alam semesta ini sehingga keadaan lingkungan sangat berpengaruh pada dirinya, bertolak dari keadaan inilah diadakan penggolongan sejenis. Penggolongan sejenis dalam Teori Pergerakan Alam dimulai dari penelitian keadaan atau gejala alam kemudian dihubungkan dengan keadaan tubuh manusia beserta aspek-aspek lainya.

Begitulah alat-alat tubuh manusia disimpulkan dalam lima golongan besar: Pohon/Kayu, Matahari/Api, Tanah, Logam dan Air. Contoh : Unsur Kayu pada musim semi terdapat banyak angin dan angin kebanyakan dari angin timur, udara hangat dan nyaman, rumput dan pepohonan mulai bersemi serta bertunas, warna yang dominan saat itu adalah hijau, jenis pohon tertentu jika diolah berasa asam, di dalamnya terdapat hubungan langsung maupun tidak langsung yang satu dengan yang lain saling bertalian.

Tubuh manusia jika dihubungkan dengan makhluk lainnya mempunyai persamaan, bila musim semi tiba mereka bergerak dari sarang-sarangnya, gairah hidupun menyala-nyala. Sifat-sifat ini dihubungkan dengan fungsi Hati dan Hati berhubungan dengan Kantung Empedu, tendon, mata, mengepal, marah, menjerit.

Bila dilihat dari daftar penggolongan Teori Pergerakan Alam di bawah ini maka dari satu baris membujur dengan baris membujur lainya dari unsur yang satu dengan unsur yang lain terdapat hubungan : Menghidupkan, Membatasi, Membatasi-Menghidupi, maka terlihatlah hubungan membujur dan melintang yang rumit bisa disatukan juga bisa dipisahkan.

Demikianlah dengan menguasai dan memahami cara penggolongan sejenis ini dapat dikuasai dasar peraturan Teori Pergerakan Alam, sehingga bila menemukan salah satu benda yang tergolong dalam satu unsur, kita langsung mengingatkan seluruh yang tergolong dalam unsur itu serta bagaimana hubungan dengan unsur-unsur lainnya. (http://team-annahl.net)

Subhanallah, benarlah Allah Ta’ala yang telah berfirman dalam Al Qur’an Surat  Yasin (36) ayat 36 yang berbunyi ;

“ Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.”